Perbedaan Garam Laut dan Garam Meja yang Perlu Diketahui

Meski sama-sama asin, garam laut dan garam meja memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Mulai dari tekstur, cara pembuatan, hingga kandungan yodium yang ada pada masing-masing garam. 

Namun, saat ini masih banyak yang belum mengetahui perbedaan kedua jenis garam ini, karena dianggap sama-sama berfungsi untuk menambah cita rasa makanan. Oleh karena itu, agar lebih memahami perbedaan garam laut dan garam meja, yuk simak hingga akhir penjelasannya pada artikel ini!

Apa itu Garam Laut dan Garam Meja?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan garam laut dan garam meja, pahami dulu yuk pengertian dari kedua jenis garam ini. Pertama, garam laut adalah garam alami (natural/unrefined) yang didapatkan dari air laut yang terevaporasi dan tanpa melalui bleaching, anti caking, dan zat aditif lainnya. Oleh karena itu, kandungan mineral yang ada di dalamnya bersifat natural dan baik untuk tubuh. 

Sementara, untuk garam meja adalah garam yang diperoleh dari proses yang lebih panjang dan tidak alami seperti garam laut. Garam meja juga sering disebut dengan garam rafinasi (refined salt). Umumnya, garam meja juga tidak didapatkan dari satu sumber, dan masih perlu proses untuk menghilangkan impurities pada garam.

Perbedaan Garam Laut dan Garam Meja

Berikut ini perbedaan garam laut dan garam meja yang dilihat dari beberapa aspek: 

1. Proses Pembuatan

Garam laut dibuat dengan air laut yang terevaporasi (penguapan) dan ditempatkan pada tempat khusus. Lebih lanjut, garam laut tidak memiliki proses yang panjang, bahkan sisa garam dari proses penguapan tidak diolah lagi. 

Sedangkan, garam meja dibuat dari endapan garam yang didapat dari proses lanjutan sebelumnya. Proses tersebut berpotensi menghilangkan kandungan mineral yang ada didalamnya.

2. Tekstur dan Ukuran

Perbedaan berikutnya ada pada tekstur dan ukuran. Ukuran garam laut lebih besar dibandingkan dengan garam meja. Garam meja memiliki tekstur yang lebih halus sehingga cepat larut, sedangkan tekstur yang dimiliki garam laut terasa lebih kasar. 

BACA JUGA: KOMBINASI GARAM LAUT DAN MAKANAN JADI SEMAKIN ENAK!

3. Rasa dan Penggunaannya

Garam laut maupun garam meja memiliki rasa asin, namun rasa garam meja lebih asin dibandingkan dengan garam laut. 

Rasa asin yang dimiliki juga lebih tajam dan biasanya digunakan untuk tambahan kue, roti, atau makanan lain yang membutuhkan garam dalam gramasi kecil. Sedangkan, rasa yang dimiliki garam laut ini biasanya digunakan untuk masakan untuk memberikan tambahan rasa. 

4. Durasi Penyimpanan

Jika dibandingkan garam laut memiliki masa penyimpanan yang lebih lama dibandingkan garam meja, bahkan bisa disimpan selamanya. Sedangkan, garam meja sebaliknya memiliki masa simpan hanya dalam kurun waktu tertentu yaitu, maksimal disimpan lima tahun. Pasalnya, garam meja mengandung yodium dan zat aditif yang berfungsi sebagai anti penggumpalan. 

5. Manfaat Bagi Tubuh

Garam meja yang mengandung yodium sebagai tambahan mineral, maka garam jenis bermanfaat untuk mencegah penyakit hipertiroid. Sementara, garam laut bermanfaat bagi tubuh untuk mengontrol tekanan darah, menjaga elektrolit agar tetap seimbang, dan menjaga fungsi organ. 

Garam Laut dan Garam Meja, Mana yang Terbaik?

Itulah beberapa perbedaan garam laut dan garam meja yang perlu diketahui. Keduanya juga memiliki kegunaan yang berbeda pada makanan. Meski begitu, garam laut maupun garam meja cocok dikonsumsi sehari-hari, dengan syarat sesuai dengan batas konsumsi per harinya. Pastikan, saat mengonsumsi garam laut maupun garam meja hanya sebesar 1 sendok teh per hari. 

Dari penjelasan di atas, mungkin Anda bertanya-tanya mana yang terbaik diantara keduanya? Hal ini bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan juga kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, tidak perlu bingung, sebab Anda bisa menemukan kemurnian dan kebaikan alam dari PURA sea salt yang hadir dengan kualitas terbaik (grade S). 

Diproses 100% secara alami tanpa melalui proses refinisasi, sehingga garam Natural Pura lebih rendah natrium dan kaya akan mineral. Anda juga tidak perlu khawatir, karena PURA sudah memiliki sertifikat halal MUI, BPOM bahkan ISO 22000 yang pasti aman dikonsumsi untuk Anda dan keluarga.