Kumur air garam dapat membantu meredakan sakit dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan yang dapat menyertai ISPA. Campurkan ¼ sendok teh PURA Sea Salt ke dalam sekitar 240 ml air matang hangat, aduk hingga larut, gunakan untuk berkumur, lalu buang tanpa ditelan. Cara ini merupakan perawatan pendamping, bukan pengobatan penyebab ISPA.
Infeksi saluran pernapasan dapat menimbulkan batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga demam. NHS memasukkan berkumur dengan air garam hangat sebagai salah satu perawatan rumahan ketika infeksi saluran pernapasan disertai sakit tenggorokan. Namun, berkumur tidak menggantikan penanganan medis dan langkah pencegahan penularan.
Artikel ini akan membahas takaran air garam untuk berkumur, cara menggunakannya dengan tepat, batas penggunaannya, serta gejala yang perlu diperiksakan ke tenaga kesehatan.
Catatan: Kumur air garam merupakan perawatan pendamping untuk membantu meredakan ketidaknyamanan pada tenggorokan. Cara ini tidak terbukti mencegah semua ISPA dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun pengobatan dokter apabila gejala menetap, berat, atau memburuk.
Berkumur dapat membantu membilas area mulut dan tenggorokan dari lendir atau sisa yang berada di permukaannya. Ketika tenggorokan terasa tidak nyaman selama mengalami infeksi saluran pernapasan, larutan air garam juga dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan rumahan.
Namun, manfaat tersebut perlu dibedakan dari pencegahan infeksi. Kumur air garam tidak menggantikan kebersihan tangan, etika batuk dan bersin, ventilasi yang baik, vaksinasi yang dianjurkan, atau tindakan lain untuk mengurangi penyebaran penyakit pernapasan.
Kumur air garam hangat terutama bermanfaat untuk membantu meredakan keluhan pada tenggorokan, bukan untuk membunuh penyebab ISPA.
NHS merekomendasikan berkumur menggunakan air garam hangat sebagai salah satu langkah perawatan mandiri untuk membantu menenangkan sakit tenggorokan. Larutan harus dikeluarkan kembali dan tidak ditelan.
Selain berkumur, cukup minum dan beristirahat juga penting ketika mengalami keluhan saluran pernapasan.
Larutan kumur tidak perlu dibuat sangat pekat. Mayo Clinic menyebutkan larutan ¼ hingga ½ sendok teh garam dalam sekitar 120–240 ml air hangat dapat digunakan untuk membantu menenangkan sakit tenggorokan.
Untuk membuat takaran yang sederhana dan konsisten di rumah, Anda dapat menggunakan:
Takaran tersebut berada dalam rentang yang dicantumkan oleh Mayo Clinic. Tidak perlu menambah konsentrasi garam dengan anggapan larutan yang lebih asin akan bekerja lebih baik.
Gunakan peralatan yang bersih dan air dengan suhu yang nyaman di mulut. Cara membuat air garam untuk berkumur dapat dilakukan sebagai berikut:
Jangan menambahkan garam berlebihan. Tujuan larutan ini adalah membantu memberikan kenyamanan pada tenggorokan, bukan menghasilkan larutan dengan konsentrasi garam setinggi mungkin.

Agar digunakan untuk keluhan tenggorokan, larutan perlu digunakan untuk berkumur, bukan sekadar membilas bagian depan mulut.
Ikuti langkah berikut:
Tidak ada keharusan bahwa semua orang dengan gejala ISPA harus berkumur minimal satu kali setiap hari. Frekuensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan tenggorokan.
Jika berkumur justru membuat mulut atau tenggorokan terasa semakin kering, perih, atau tidak nyaman, hentikan penggunaannya. Keluhan yang menetap juga sebaiknya tidak terus ditangani hanya dengan memperbanyak frekuensi berkumur.
Untuk membuat larutan sederhana, gunakan garam konsumsi tanpa tambahan rempah atau perisa. Pilih PURA Sea Salt Fine karena teksturnya halus sehingga mudah dilarutkan dalam air.
Berdasarkan informasi produk resmi PURA, PURA Sea Salt Fine merupakan sea salt tanpa proses rafinasi. Untuk membuat larutan kumur, gunakan produk Sea Salt murni sesuai takaran dan bukan varian garam berbumbu.
Sementara, PURA Himalayan Seasoned Salt Garlic maupun PURA Himalayan Seasoned Salt Pepper ditujukan sebagai bumbu masakan dan memiliki tambahan perisa atau rempah. Karena itu, kedua varian tersebut tidak digunakan untuk membuat larutan kumur air garam.
Metode ini hanya cocok untuk orang yang sudah mampu berkumur dan mengeluarkan larutan dengan benar. Larutan tidak boleh diberikan untuk berkumur kepada bayi, balita, atau anak yang belum mampu meludahkannya kembali dengan aman.
NHS juga tidak merekomendasikan metode berkumur dengan air garam kepada anak-anak. Untuk keluhan tenggorokan pada anak, terutama anak kecil, pilih penanganan sesuai usia dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Kumur air garam lebih tepat diposisikan sebagai perawatan untuk membantu kenyamanan tenggorokan. Untuk mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan, tetap lakukan langkah pencegahan yang memang ditujukan untuk mengurangi penyebaran kuman.
Langkah yang dapat diterapkan antara lain:
Kumur air garam hanya membantu keluhan tenggorokan. Gejala yang berat atau memburuk membutuhkan penilaian medis dan tidak sebaiknya ditunda hanya karena masih melakukan perawatan rumahan.
Segera cari bantuan medis jika muncul kondisi seperti:
Pada bayi, anak kecil, lansia, ibu hamil, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu, pertimbangkan pemeriksaan lebih awal karena risiko komplikasinya dapat berbeda.
Kumur air garam cukup mudah dilakukan di rumah, tetapi penggunaannya tetap perlu dibedakan dari pengobatan maupun pencegahan ISPA.
Belum ada dasar yang cukup untuk menjadikan kumur air garam sebagai pengganti langkah pencegahan ISPA. Gunakan cara ini untuk membantu kenyamanan tenggorokan, sementara pencegahan tetap mengandalkan kebersihan, udara yang lebih bersih, etika batuk dan bersin, serta langkah lain yang direkomendasikan.
Tidak. Kumur air garam dapat membantu meredakan sakit atau rasa tidak nyaman pada tenggorokan, tetapi tidak mengobati semua penyebab ISPA.
Gunakan ¼ sendok teh garam dalam sekitar 240 ml air matang hangat. Takaran ini berada dalam rentang larutan kumur.
Tidak ada frekuensi yang wajib untuk semua orang. Lakukan secukupnya sesuai kebutuhan dan hentikan apabila justru menimbulkan iritasi atau ketidaknyamanan.
Tidak. Larutan digunakan untuk berkumur dan kemudian dikeluarkan kembali.
Hanya pertimbangkan pada anak yang sudah mampu berkumur dan membuang cairan dengan aman.
Tidak. Untuk larutan sederhana ini, gunakan PURA Sea Salt murni tanpa tambahan bawang putih, lada, atau perisa lainnya.
Kumur air garam dapat digunakan sebagai perawatan pendamping untuk membantu meredakan sakit dan ketidaknyamanan pada tenggorokan yang menyertai ISPA. Larutkan ¼ sendok teh garam dalam sekitar 240 ml air matang hangat, berkumur, kemudian buang tanpa menelannya. Tetap terapkan langkah pencegahan penyakit pernapasan dan cari bantuan medis apabila gejala berat, menetap, atau memburuk.
PURA menghadirkan PURA Sea Salt Fine yang dapat digunakan sebagai garam untuk kebutuhan memasak sehari-hari sekaligus dilarutkan dalam air untuk membuat larutan kumur sederhana. Ingat, larutan air garam hanya merupakan perawatan pendamping dan bukan pengganti pengobatan ketika Anda mengalami ISPA.
WhatsApp: +62817-5788-899
Email: contact@puraindonesia.com
Instagram: @puraindonesia
Referensi: