Tips Memilih Ayam yang Tepat untuk Opor agar Lebih Empuk dan Gurih

Tips Memilih Ayam yang Tepat untuk Opor agar Lebih Empuk dan Gurih

Opor ayam adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang selalu hadir di momen spesial, terutama saat Lebaran. Agar hasilnya lezat, memilih ayam yang tepat menjadi langkah penting. Pemilihan ayam yang segar dan berkualitas akan mempengaruhi tekstur daging yang empuk dan rasa gurih dari kuah santan. Berikut adalah tips memilih ayam terbaik untuk membuat opor yang sempurna.

Pilih Ayam yang Warnanya Masih Merah Muda

Saat membeli ayam, perhatikan warna dagingnya. Ayam segar biasanya memiliki warna merah muda cerah. Jika daging ayam terlihat pucat atau cenderung keabu-abuan, kemungkinan ayam sudah tidak fresh.

  1. Daging merah muda: Menandakan ayam masih segar dan berkualitas baik.
  2. Daging pucat atau kebiruan: Bisa jadi ayam sudah lama disimpan atau kualitasnya menurun.
  3. Permukaan daging lembap tetapi tidak berlendir: Hindari ayam yang permukaannya terlalu kering atau berlendir, karena menandakan ayam sudah mulai membusuk.

Pilih Aroma yang Masih Segar

Selain warna, aroma juga menjadi indikator penting dalam memilih ayam yang tepat untuk opor. Ayam segar memiliki bau khas ayam yang tidak terlalu tajam atau menyengat.

  1. Aroma segar dan tidak amis berlebihan menandakan ayam masih dalam kondisi baik.
  2. Jika ada bau asam, sebaiknya hindari karena ayam sudah mulai membusuk.
  3. Pastikan tidak ada bau bahan kimia yang bisa jadi karena ayam telah direndam dalam larutan pengawet berbahaya.

Pilih Ayam Kampung Muda untuk Tekstur yang Empuk

Ayam kampung muda adalah pilihan terbaik untuk opor karena memiliki daging yang lebih kenyal dan empuk dibandingkan ayam kampung tua.

  1. Tekstur daging lebih padat tetapi tidak keras, sehingga tidak mudah hancur saat dimasak dalam santan.
  2. Waktu memasak lebih singkat dibanding ayam kampung tua, mempermudah tanpa perlu perebusan yang lama.
  3. Rasa lebih gurih dan alami karena ayam kampung muda memiliki rasa yang lebih kaya dibanding ayam negeri.

Tips: Pilih ayam kampung yang berumur sekitar 3-5 bulan untuk mendapatkan hasil terbaik dalam masakan opor.

Gunakan Ayam Negeri jika Ingin Lebih Lembut

Jika menginginkan daging yang lebih lembut dan cepat matang, ayam negeri atau ayam broiler bisa menjadi alternatif.

  1. Tekstur daging lebih lembut dibanding ayam kampung, sehingga mudah dikunyah dan cocok untuk anak-anak atau lansia.
  2. Tidak memerlukan waktu lama untuk empuk, sehingga lebih cepat matang.
  3. Harga lebih terjangkau dibanding ayam kampung.

Tips: Jika menggunakan ayam negeri, kurangi waktu memasak agar daging tidak terlalu lembek dan tetap juicy saat disantap.

Ayam opor

Gunakan Ayam dengan Kulit dan Lemak Secukupnya

Bagian kulit dan lemak ayam dapat mempengaruhi tingkat kegurihan opor. Namun, terlalu banyak lemak bisa membuat opor terasa eneg.

  1. Gunakan ayam dengan lapisan lemak tipis agar kuah tetap gurih tetapi tidak terlalu berminyak.
  2. Hindari ayam yang terlalu berlemak karena bisa membuat kuah santan terasa terlalu berat.
  3. Jika ingin lebih sehat, buang sebagian kulit ayam sebelum memasak untuk mengurangi kadar lemak berlebih dalam hidangan.

Dengan memilih ayam yang segar, berkualitas, dan sesuai kebutuhan, opor ayam yang Anda buat akan memiliki tekstur empuk dan cita rasa gurih alami. Selain itu, pastikan juga menggunakan kaldu ayam non-MSG yang lebih sehat tanpa harus bergantung pada penyedap buatan.

Baca Juga: Membuat Opor Ayam Lebih Lezat dengan Kaldu Non-MSG, Ini Triknya

Rahasia Opor Lebih Gurih dengan Kaldu Ayam NON MSG

Selain pemilihan ayam yang tepat, penggunaan kaldu ayam berkualitas juga berperan penting dalam meningkatkan cita rasa opor. Untuk hasil yang lebih sehat dan tetap lezat, gunakan Kaldu non MSG dari Pura Indonesia yang mampu menghadirkan rasa gurih alami tanpa bahan pengawet. Yuk, berikan asupan gizi seimbang untuk keluarga tersayang di Hari Raya dengan sajian sehat.

Whatsapp: 08175788899
Instagram: puraindonesia
Instagram: purakitchen
Youtube: Pura Kitchen