Agar kering tempe kecap tetap renyah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Kering tempe yang baru selesai digoreng biasanya terasa renyah. Namun, setelah dicampur bumbu kecap, teksturnya terkadang berubah menjadi lembek. Ada juga yang awalnya renyah saat disajikan, tetapi melempem setelah disimpan dalam toples. Supaya tidak mengalami masalah yang sama, mari periksa setiap tahap pembuatannya, mulai dari menyiapkan tempe hingga menyimpannya.
Catatan: Kerenyahan kering tempe kecap bisa berbeda tergantung ketebalan irisan, cara menggoreng, jumlah bumbu, dan kondisi penyimpanan. Tips dalam artikel ini dapat dijadikan panduan saat memasak, tetapi hasil akhirnya tetap perlu disesuaikan dengan bahan dan cara pengolahan yang digunakan.
Kering tempe kecap bisa saja melempem karena tekstur tempe yang belum cukup kering. Selain itu, bumbu yang masih mengandung terlalu banyak cairan, atau uap panas yang terperangkap saat disimpan juga bisa menjadi faktornya. Cobalah untuk memeriksa tiga hal ini sebelum menyalahkan jenis kecap yang digunakan.
Warna tempe yang sudah kecokelatan belum tentu menandakan seluruh bagiannya renyah. Bagian luar bisa terlihat matang, sementara bagian dalamnya masih agak lunak.
Masalah ini sering terjadi ketika irisan tempe terlalu tebal atau ukurannya tidak sama. Biasanya karena potongan tipis yang mungkin sudah kering, tetapi potongan yang lebih tebal masih lembap.
Hal ini terkadang bisa membuat tempe kurang renyah meskipun belum diberi bumbu yang hasil akhirnya pun akan sulit terasa garing.
Bumbu kering tempe umumnya terdiri dari kecap manis, bawang, cabai, serta tambahan air atau air asam.
Kadar cairan dalam bumbu sangat memengaruhi hasil akhirnya. Jika tempe dimasukkan saat bumbu masih cair, tempe akan menyerap kelembapan sehingga tekstur renyahnya cepat hilang.
Kecap manis mengandung gula yang mudah menyerap uap air di sekitarnya, jadi bumbu yang terlalu basah akan membuat tempe lebih cepat melembap. Karena itu, pastikan bumbu cukup melapisi tempe secara tipis, bukan merendamnya.
Kering tempe yang renyah saat baru matang bisa melempem setelah masuk toples. Penyebabnya bisa jadi karena uap panas yang terperangkap di dalam wadah. Ketika toples langsung ditutup, uap tersebut dapat mengembun dan membuat permukaan tempe kembali lembap. Oleh karena itu, sebaiknya dinginkan lebih dulu meskipun tempe sudah terasa renyah setelah dibumbui.
Sebelum menyiapkan bumbu kecap, pastikan tempe sudah memiliki tekstur yang sesuai. Cara ini membantu Anda mengetahui apakah masalah berasal dari proses penggorengan atau tahap pembumbuan.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:
Jika masih terasa lunak, perbaiki proses penggorengan terlebih dahulu. Jangan langsung mencampurnya dengan bumbu karena lapisan kecap tidak akan membuat tempe yang masih lembek menjadi renyah.
Salah satu kunci membuat kering tempe kecap agar renyah adalah memastikan bumbu tidak terlalu basah ketika dicampurkan. Bumbu yang tepat cukup untuk melapisi permukaan tempe tanpa membuatnya terendam cairan.
Selain kecap manis, perhatikan bahan lain yang digunakan dalam resep dan gunakan secukupnya. Bahan-bahan tambahan seperti air, air asam, serta bawang dan cabai segar yang dapat menambah kelembapan bumbu.
Setelah semua bahan masuk ke wajan, masak hingga sebagian besar cairannya menyusut sebelum memasukkan tempe.
Warna bumbu yang sudah gelap belum tentu menandakan bumbu siap dicampur dengan tempe. Coba perhatikan teksturnya, apakah masih encer atau mulai mengental. Jika bumbu sudah menempel pada spatula dan tidak banyak cairan tersisa di wajan, berarti bumbu sudah cukup menyusut. Pada tahap ini, tempe bisa dimasukkan agar terlapisi bumbu secara tipis dan merata.
Bumbu kecap tidak perlu dimasak sampai benar-benar kering. Karena mengandung gula, kecap manis bisa mengental dan mudah gosong jika terlalu lama dipanaskan dengan api besar. Akibatnya, bumbu bisa menempel di wajan dan terasa pahit. Sebaiknya gunakan api kecil dan hentikan pemanasan saat bumbu sudah cukup mengental untuk melapisi tempe.
Untuk memahami penggunaan kecap dalam masakan lain, Anda juga bisa membaca artikel PURA tentang waktu memasukkan kecap manis saat memasak.
Setelah bumbu siap, tahap selanjutnya adalah memasukkan tempe yang sudah digoreng dan ditiriskan.
Lakukan langkah berikut:
Pada tahap ini, Anda tidak perlu memasak tempe terlalu lama. Jika jumlah bumbu terlalu banyak, tempe bisa menjadi basah meskipun sebelumnya sudah digoreng hingga renyah.
Kering tempe yang baru selesai dimasak jangan langsung dimasukkan ke dalam toples tertutup tapi tunggu sampai panas dan uapnya hilang terlebih dahulu.
Agar teksturnya lebih terjaga, lakukan beberapa hal berikut:
Kering tempe yang masih renyah belum tentu aman dikonsumsi. Ketahanannya juga dipengaruhi oleh bahan, kebersihan saat memasak, dan cara penyimpanan. Selain menyimpan kering tempe dengan benar, pastikan kecap yang digunakan juga disimpan sesuai petunjuk.
Setelah kemasannya dibuka, simpan kecap sesuai petunjuk agar kualitasnya tetap terjaga. Anda bisa membaca panduan cara menyimpan PURA Kecap Manis setelah dibuka untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan.
Jika kering tempe masih sering melempem, coba ingat kapan teksturnya mulai berubah. Waktu munculnya masalah bisa membantu Anda menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki saat memasak berikutnya.
|
Kapan Tekstur Berubah? |
Hal yang Perlu Diperiksa |
Perbaikan Berikutnya |
|
Sebelum dicampur bumbu |
Ketebalan irisan dan hasil penggorengan |
Samakan ketebalan irisan dan periksa kerenyahan setelah agak dingin |
|
Segera setelah dibumbui |
Banyaknya cairan dan jumlah bumbu |
Masak bumbu hingga cukup menyusut dan gunakan secukupnya |
|
Setelah masuk toples |
Uap panas dan kondisi wadah |
Dinginkan tempe sebelum disimpan dan pastikan wadah kering |
|
Hanya sebagian potongan yang lembek |
Ketebalan irisan dan pemerataan bumbu |
Potong tempe lebih seragam dan aduk bumbu hingga merata |
Masih ada beberapa hal yang sering ditanyakan saat membuat kering tempe dengan bumbu kecap, terutama mengenai cara menjaga kerenyahannya.
Tidak selalu. Kering tempe bisa melempem karena tempe belum cukup kering, bumbu masih terlalu basah, atau penyimpanan yang kurang tepat. Penggunaan kecap perlu disesuaikan dengan jumlah tempe dan kondisi bumbunya.
Kemungkinan bumbu masih mengandung terlalu banyak cairan atau jumlahnya berlebihan. Sebelum memasukkan tempe, pastikan bumbu sudah cukup menyusut dan tidak menggenang di dasar wajan.
Bumbu siap digunakan ketika teksturnya tidak lagi encer, mulai melapisi spatula, dan tidak banyak cairan tersisa di dasar wajan. Namun, jangan memasaknya terlalu lama hingga gosong.
Sebaiknya jangan. Kering tempe yang masih panas dapat menghasilkan uap di dalam toples tertutup. Tunggu hingga benar-benar dingin, kemudian pindahkan ke wadah yang bersih dan kering.
Agar kering tempe kecap tetap renyah, goreng tempe hingga benar-benar kering, masak bumbu sampai mengental, lalu dinginkan sebelum disimpan di toples. Jika masih melempem, lihat kapan terjadinya. Kalau sebelum dibumbui, perbaiki penggorengan. Kalau setelah dibumbui, kurangi cairan bumbu. Kalau setelah disimpan, pastikan tempe sudah dingin dan toples kering.
Ingin membuat kering tempe dengan rasa manis gurih yang pas? PURA hadir dengan pilihan bumbu dan bahan makanan alami untuk melengkapi masakan sehari-hari, salah satunya PURA Kecap Manis. Anda bisa menggunakannya untuk memberikan rasa manis gurih pada kering tempe, dengan takaran yang disesuaikan selera. Yuk, lengkapi kebutuhan bumbu dapur keluarga dengan pilihan produk dari PURA!
WhatsApp: +62817-5788-899
Email: [email protected]
Instagram: @puraindonesia