Informasi Penting untuk Mencegah Konsumsi Merkuri

Informasi Penting untuk Mencegah Konsumsi Merkuri

Merkuri, zat kimia beracun yang mencemari lingkungan, sering terakumulasi dalam ikan. Bagi pecinta ikan, hal ini menimbulkan kekhawatiran. Artikel ini mengupas tuntas tentang merkuri dalam ikan, mulai dari definisi, dampaknya, hingga panduan lengkap untuk menghindari merkuri dan menikmati ikan dengan aman.

Apa itu Merkuri? 

Merkuri adalah unsur alami yang terdapat di udara, air dan tanah. Pencemaran lingkungan, seperti pembakaran batu bara dan aktivitas industri, dapat melepaskan merkuri ke udara dan air. Merkuri sering kali masuk ke tubuh manusia melalui makanan. Salah satu makanan yang sering terpapar merkuri ada ikan. Merkuri yang terpapar ke air dapat diserap oleh plankton dan dimakan oleh ikan kecil. Ikan yang lebih besar kemudian memakan ikan kecil yang terkontaminasi, sehingga merkuri terakumulasi dalam tubuh mereka. 

Apa yang Terjadi Ketika Terpapar Merkuri ?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan merkuri memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan manusia. Merkuri dapat merusak sistem saraf, menyebabkan gangguan neurologis seperti tremor, insomnia, dan masalah kognitif. Pada janin dan anak-anak, merkuri dapat menghambat perkembangan otak, menyebabkan penurunan IQ dan keterlambatan perkembangan. Paparan merkuri juga merusak ginjal, menekan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, merkuri dapat mengganggu sistem pencernaan dan kesehatan mental, serta menyebabkan masalah reproduksi seperti infertilitas. Oleh karena itu, WHO menekankan pentingnya mengurangi paparan merkuri untuk melindungi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti wanita hamil dan anak-anak.

Ikan segar

Bagaimana Menghindari Merkuri pada Ikan?

Meskipun ikan merupakan sumber protein yang penting, penting untuk berhati-hati dalam mengonsumsinya agar terhindar dari paparan merkuri. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Ketahui Sumber Ikan

Pilihlah ikan dari sumber yang terpercaya dan terjamin kualitasnya. Hindari membeli ikan dari sumber yang tidak jelas asal-usulnya.

2. Perhatikan Asupan Ikan Besar dan Berbagai Jenis Ikan Laut

Ikan besar seperti hiu, marlin, dan king mackerel cenderung memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi. Batasi konsumsi ikan-ikan ini dan variasikan dengan jenis ikan yang lebih kecil seperti sarden, salmon, dan tuna albacore.

3. Pilih Ikan dengan Kadar Merkuri Rendah

Beberapa jenis ikan memiliki kandungan merkuri yang lebih rendah dibandingkan yang lain. Pilihlah ikan dengan kadar merkuri rendah seperti sarden, salmon, tuna albacore, nila, dan lele.

4. Batasi Konsumsi Ikan Tertentu

Wanita hamil, menyusui, dan anak-anak perlu membatasi konsumsi ikan yang tinggi merkuri. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jenis dan jumlah ikan yang aman dikonsumsi.

5. Variasi Jenis Ikan yang Dikonsumsi

Mengonsumsi berbagai jenis ikan dapat membantu meminimalkan risiko paparan merkuri. Pilih ikan yang diketahui memiliki kadar merkuri rendah.

6. Proses Memasak yang Tepat

Memasak ikan dengan cara yang tepat dapat membantu mengurangi kadar merkuri. Hindari menggoreng ikan dan pilihlah metode memasak seperti merebus, membakar, atau mengukus.

7. Baca Label dan Petunjuk

Perhatikan label pada produk ikan dan ikuti petunjuk konsumsi yang disarankan.

8. Ikuti Rekomendasi Konsumsi

Ikuti rekomendasi konsumsi ikan dari Kementerian Kesehatan atau organisasi kesehatan terpercaya.

Memilih Kaldu Ikan Bebas Merkuri

Memilih kaldu ikan yang bebas merkuri adalah langkah penting untuk memastikan makanan yang sehat dan aman bagi keluarga. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih kaldu ikan yang berkualitas dan bebas dari kandungan merkuri:

1. Pilih Kaldu Ikan Bersertifikat Bebas Merkuri

Jika ingin menggunakan kaldu ikan, pilihlah kaldu ikan yang bersertifikat bebas merkuri. Kaldu ikan yang bebas merkuri berarti memiliki kandungan sebagai berikut :

Kaldu Ikan Bersertifikat Bebas Merkuri

2. Pilih Kaldu Salmon dari Pura

Salah satu pilihan kaldu ikan bebas merkuri adalah Kaldu Salmon dari PURA, yang praktis dan sehat untuk MPASI dan masakan keluarga. Terbuat dari ekstrak ikan salmon dan ikan teri pilihan, serta rempah-rempah alami, kaldu ini bebas dari MSG, gula, pengawet, dan pewarna sintetik. Kaldu Salmon PURA INDONESIA kaya akan rasa gurih alami yang disukai anak-anak, serta mengandung protein dan DHA yang penting untuk perkembangan otak dan saraf anak, meningkatkan nafsu makan, dan memperkaya rasa masakan dengan mudah dan praktis.

Kaldu Salmon PURA INDONESIA adalah pilihan tepat untuk memberikan nutrisi terbaik bagi anak dan keluarga. Rasanya yang gurih dan alami, serta manfaatnya yang banyak, menjadikan kaldu ini sebagai pelengkap sempurna untuk hidangan seperti MPASI, tumisan, sup, dan bubur. Dapatkan Kaldu Salmon PURA INDONESIA di toko online dan supermarket terdekat.

Kesimpulan

Merkuri dalam ikan memang menjadi perhatian, namun dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda tetap dapat menikmati manfaat ikan sebagai sumber protein yang sehat. Konsumsi ikan secara bijak dan ikuti panduan di atas untuk meminimalkan risiko paparan merkuri dan menjaga kesehatan Anda.

Rekomendasi Kaldu MPASI NON MSG Bebas Merkuri

Setelah memahami pentingnya menghindari konsumsi merkuri, saatnya Anda memilih pilihan yang lebih aman dan sehat. Pura Indonesia menawarkan Kaldu NON MSG yang bebas merkuri, sempurna untuk menjaga kesehatan keluarga Anda. Jangan tunggu lagi, temukan produk kami dan rasakan perbedaannya hari ini!

Whatsapp: 08175788899
Line: puraindonesia
Youtube: Pura Kitchen