Durasi Penyimpanan MPASI yang Ideal

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) memerlukan perhatian khusus, tidak hanya dalam persiapannya tetapi juga dalam penyimpanannya. Mengetahui durasi penyimpanan yang ideal untuk berbagai jenis makanan membantu memastikan bahwa bayi Anda mendapatkan nutrisi yang aman dan segar. Berikut adalah panduan mengenai durasi penyimpanan MPASI untuk berbagai bahan makanan.

Lama MPASI Dapat Disimpan

Berikut adalah panduan ideal menyimpan MPASI untuk berbagai makanan:

1. Ayam

  • Mentah: Ayam mentah dapat disimpan dalam kulkas selama 1-2 hari. Jika disimpan dalam freezer, ayam mentah bisa bertahan hingga 3-4 bulan.
  • Masak: Ayam yang sudah dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 3-4 hari. Dalam freezer, ayam yang sudah dimasak bisa disimpan hingga 4 bulan.

2. Ikan

  • Mentah: Ikan mentah dapat disimpan dalam kulkas selama 4 hari. Di dalam freezer, ikan mentah dapat bertahan hingga 3 bulan.
  • Masak: Ikan yang sudah dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 3-4 hari, namun hal ini tidak disarankan. Sedangkan di dalam freezer, dapat bertahan hingga 1 bulan.

3. Daging Sapi

  • Mentah: Daging sapi mentah dapat disimpan dalam kulkas selama 1-2 hari. Jika disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga 3-4 bulan.
  • Masak: Daging sapi yang sudah dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 3-4 hari. Dalam freezer, daging sapi yang sudah dimasak bisa disimpan hingga 2-3 bulan.

4. Telur

  • Mentah: Telur mentah bisa disimpan dalam kulkas selama 3-5 hari. Namun, telur mentah tidak disarankan untuk dibekukan karena teksturnya berubah saat dicairkan.
  • Masak: Telur yang sudah dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 7 hari. Telur masak dapat bertahan di freezer hingga 12 bulan.

5. Sayur

  • Mentah: Sayuran mentah bisa disimpan dalam kulkas selama 3 hari tergantung jenisnya. Sayuran mentah dapat disimpan dalam freezer hingga 8 bulan.
  • Masak: Sayuran yang sudah dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 3-4 hari. Sayuran tidak disarankan untuk ditaruh di dalam freezer.

Cara Menyimpan MPASI yang Baik dan Benar

Menyimpan MPASI dengan benar sangat penting untuk memastikan makanan tetap aman dan bergizi bagi bayi Anda. Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu diikuti:

1. Simpan pada Suhu Minimal 5°C

Pastikan makanan disimpan dalam kulkas pada suhu minimal 5°C. Suhu ini ideal untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan menjaga makanan tetap segar lebih lama. Periksa suhu kulkas secara berkala untuk memastikan tetap berada di suhu yang aman.

2. Panaskan Makanan pada Suhu Minimal 70°C Sebelum Diberikan

Sebelum memberikan MPASI yang telah disimpan kepada bayi, panaskan makanan hingga mencapai suhu minimal 70°C. Pemanasan ini penting untuk memastikan bahwa bakteri yang mungkin telah berkembang selama penyimpanan mati, sehingga makanan aman untuk dikonsumsi bayi.

3. Pisahkan Makanan yang Akan Dibekukan Sesuai dengan Porsi Makan Si Kecil

Sebelum membekukan makanan, pisahkan dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhan makan bayi. Cara ini memudahkan Anda dalam penyajian dan menghindari pembekuan ulang makanan yang sudah dikeluarkan dari freezer, yang dapat mengurangi kualitas dan keamanan makanan. Gunakan wadah kecil atau kantong freezer yang aman untuk makanan bayi.

4. Jangan Menyimpan Sisa Makanan yang Sudah Dimakan

Hindari menyimpan sisa makanan yang sudah dimakan oleh bayi. Saat bayi makan, kontaminasi dari mulut bayi bisa masuk ke dalam makanan, meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri jika disimpan kembali. Sebaiknya, buang sisa makanan setelah makan selesai untuk menjaga kesehatan bayi.

Rangkuman Penyimpanan MPASI

Berikut adalah rangkuman penyimpanan MPASI:

1. Suhu Ruangan

Makanan yang telah dimasak sebaiknya disimpan maksimal 2 jam pada suhu ruangan. Setelah itu, risiko pertumbuhan bakteri meningkat, sehingga sebaiknya segera dimasukkan ke kulkas atau freezer.

2. Kulkas

Makanan yang telah dimasak dapat disimpan dalam kulkas maksimal 24 jam. Simpan dalam wadah yang rapat untuk menjaga kesegaran dan mencegah kontaminasi.

3. Freezer

Makanan yang sudah dimasak bisa disimpan dalam freezer hingga 1 bulan. Pastikan makanan dibungkus dengan baik untuk mencegah freezer burn dan mempertahankan kualitas makanan.

4. Hindari Re-freezing

Jangan melakukan pembekuan ulang pada makanan yang sudah dicairkan. Pembekuan ulang dapat menyebabkan penurunan kualitas dan peningkatan risiko kontaminasi bakteri.

Kesimpulan

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat memastikan MPASI yang disiapkan tetap aman dan bergizi bagi si kecil, serta mengurangi risiko kontaminasi dan pemborosan makanan.

Rekomendasi Kaldu MPASI NON MSG Terbaik Sebagai Variasi Rasa MPASI

Sekarang Anda telah memahami pentingnya durasi penyimpanan MPASI yang ideal, saatnya memberikan variasi rasa yang lezat dan sehat untuk si kecil. Temukan rekomendasi Kaldu MPASI terbaik dari Pura Indonesia yang dirancang khusus untuk memperkaya gizi MPASI. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan nutrisi buah hati Anda, kunjungi kami sekarang juga!


Whatsapp: 08175788899
Line: puraindonesia
Youtube: Pura Kitchen