Kualitas ASI & Tantangan Era Modern: Cerita di Balik Pola Makan Ibu Menyusui

Kualitas ASI & Tantangan Era Modern: Cerita di Balik Pola Makan Ibu Menyusui

Article Written by 
dr. Shane Tuty Cornish, CBS, IBCLC
PURA Medical Educator, Konselor Laktasi & MPASI

 

Kualitas ASI dapat menurun jika ibu menyusui sering mengonsumsi UPF (Ultra-Processed Food) atau makanan ultra-proses, karena kandungan gula berlebih, lemak trans, dan zat aditif di dalamnya berpotensi terserap ke dalam ASI dan memengaruhi nutrisi alaminya.

ASI itu investasi terbaik untuk anak.

Kalimat ini sering kita dengar, dan memang benar. Air Susu Ibu adalah sumber nutrisi paling lengkap, mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, hingga zat bioaktif yang membantu melindungi bayi dari infeksi.

Bayi yang mendapat ASI berkualitas memiliki pondasi tumbuh kembang yang lebih kuat, baik dari sisi kecerdasan otak maupun daya tahan tubuh.

Namun, di era modern ini ada satu tantangan besar yang diam-diam bisa menurunkan kualitas ASI: makanan ultra-proses atau UPF (Ultra-Processed Food).

Yang termasuk dalam kategori ini adalah snack kemasan manis, minuman bersoda, makanan cepat saji, hingga roti atau margarin yang penuh bahan tambahan. Praktis, memang, tapi efeknya bisa “menyebrang” ke dalam ASI.

Artikel ini membahas definisi UPF, cara kerjanya memengaruhi ASI, dampaknya pada ibu dan bayi, hingga pilihan makanan untuk ibu menyusui yang lebih aman dan tetap lezat.

Apa Itu UPF (Ultra-Processed Food)?

UPF atau Ultra-Processed Food adalah kategori makanan yang melalui banyak tahap pengolahan industri dan biasanya mengandung bahan tambahan seperti pemanis buatan, pewarna, pengawet, serta perasa sintetis yang jarang ditemukan di dapur rumah tangga.

Istilah ini merujuk pada klasifikasi NOVA, sistem yang mengelompokkan makanan berdasarkan tingkat dan tujuan pengolahannya, bukan sekadar dari kandungan gizinya. Pada level paling tinggi, UPF mencakup produk seperti minuman bersoda, mi instan, sosis olahan, snack kemasan, biskuit manis, hingga roti kemasan dengan daftar bahan yang panjang.

Ciri umum UPF antara lain:

  • Mengandung lebih dari 5 bahan, termasuk zat yang tidak biasa digunakan saat memasak di rumah.
  • Diproses dengan teknik industri seperti ekstrusi, hidrogenasi, atau penambahan enzim buatan.
  • Dirancang agar tahan lama, praktis dikonsumsi, dan memiliki rasa yang sangat kuat.
  • Sering mengandung gula tambahan, lemak trans, natrium tinggi, atau pemanis buatan dalam jumlah signifikan.

Bagi ibu menyusui, memahami definisi ini penting karena UPF berbeda dengan makanan olahan biasa (seperti susu pasteurisasi atau sayuran beku) yang masih mempertahankan nilai gizi alaminya.

Kok bisa UPF Memengaruhi Kualitas ASI?

Zat dari UPF seperti gula berlebih, lemak trans, pemanis buatan, bahkan kontaminan dari plastik (BPA, ftalat)dapat terserap ke dalam ASI. Akibatnya, nutrisi alami ASI bisa tercemar dan bayi ikut menerima risiko yang sebenarnya bukan miliknya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi UPF berlebihan pada ibu menyusui dapat menyebabkan:

  • Gangguan pencernaan seperti kolik, diare, atau bayi rewel karena ususnya sensitif.
  • Alergi dan inflamasi, akibat paparan protein asing atau aditif tertentu.
  • Ketidakseimbangan mikrobioma usus, di mana bakteri baik seperti Bifidobacterium berkurang.
  • Risiko obesitas dan diabetes dini, karena bayi terbiasa dengan kadar gula dan lemak tinggi sejak awal hidupnya.
  • Gangguan perkembangan saraf dan kognitif, yang bahkan dikaitkan dengan asma, ADHD, hingga penurunan fungsi memori.

Efek domino UPF Terhadap Kualitas ASI

Yang lebih mengkhawatirkan, UPF bersifat adiktif.

Ibu yang terbiasa mengonsumsi snack manis atau junk food akan semakin sulit berhenti karena otak “ditipu” oleh rasa lezat dan sensasi cepat kenyang.

Efek domino ini bukan hanya memengaruhi kesehatan ibu, seperti peningkatan risiko obesitas, sindrom metabolik, dan depresi pasca melahirkan, tapi juga berdampak pada kualitas ASI dan kesehatan bayi.

Makanan untuk Ibu Menyusui agar Kualitas ASI Tetap Terjaga

Kabar baiknya, memperbaiki pola makan tidak pernah terlambat.

Berikut beberapa makanan untuk ibu menyusui dan langkah sederhana yang bisa membantu meningkatkan kualitas ASI:

  1. Kurangi UPF dan ganti dengan bahan segar seperti buah, sayur, ikan rendah merkuri, kacang, dan biji-bijian.
  2. Batasi kafein & hindari alkohol. Maksimal dua–tiga cangkir kopi per hari, dan tidak ada kadar alkohol yang aman untuk bayi.
  3. Pilih ikan rendah merkuri, seperti salmon atau sarden, maksimal dua kali seminggu.
  4. Perhatikan asupan mikronutrien penting seperti vitamin D, zat besi, yodium, dan kolin yang kadang perlu tambahan dari suplemen.
Kelompok Makanan untuk Ibu Menyusui Contoh Manfaat untuk Kualitas ASI
Sumber protein alami Telur, ayam, tahu, tempe Mendukung produksi ASI dan pertumbuhan bayi
Ikan rendah merkuri Salmon, sarden, kembung Sumber omega-3 untuk perkembangan otak bayi
Sayur dan buah segar Bayam, wortel, pepaya, pisang Memenuhi vitamin dan serat tanpa tambahan gula/aditif
Kacang dan biji-bijian Kacang almond, chia seed, oat Sumber lemak sehat dan mikronutrien
Bumbu dan penyedap alami Garam laut, kaldu alami tanpa MSG Mengganti perasa instan yang tergolong UPF

Menjaga rasa, menjaga semangat

Banyak ibu merasa tertekan karena diet sehat sering dianggap “hambar” atau “tidak nikmat.”

Padahal, menjaga kualitas ASI bukan berarti harus makan tanpa rasa. Justru kunci keberhasilan ada pada konsistensi  memilih makanan sehat yang tetap lezat dan membuat ibu bahagia.

Di sinilah peran produk seperti PURA, pendamping dapur alami yang membantu ibu tetap bisa menyajikan hidangan gurih, sedap, dan sehat tanpa harus bergantung pada bumbu instan atau perasa buatan yang tergolong UPF.

Dengan begitu, ibu tetap menikmati proses makan, keluarga tetap lahap, dan kualitas ASI pun tetap terjaga.

FAQ Tentang Kualitas ASI dan UPF

1. Apa itu UPF food? 

UPF (Ultra-Processed Food) adalah makanan yang melalui banyak tahap pengolahan industri dan mengandung bahan tambahan seperti pemanis buatan, pengawet, serta perasa sintetis. Contohnya minuman bersoda, mi instan, dan snack kemasan.

2. Apa definisi ultra processed food menurut klasifikasi gizi?

Ultra processed food didefinisikan dalam klasifikasi NOVA sebagai kategori makanan dengan tingkat pengolahan tertinggi, biasanya mengandung bahan yang jarang dipakai di dapur rumah tangga dan dirancang agar tahan lama serta praktis dikonsumsi.

3. Apakah konsumsi UPF benar-benar memengaruhi kualitas ASI?

Beberapa penelitian menunjukkan zat dari UPF seperti gula berlebih, lemak trans, dan kontaminan kemasan dapat terserap ke dalam ASI sehingga berpotensi memengaruhi nutrisi alaminya dan kesehatan bayi.

4. Makanan apa saja yang baik untuk ibu menyusui?

Makanan untuk ibu menyusui yang baik antara lain protein alami (telur, ayam, tahu, tempe), ikan rendah merkuri, sayur dan buah segar, kacang-kacangan, serta bumbu alami tanpa MSG atau pengawet.

5. Bagaimana cara mengurangi konsumsi UPF saat menyusui?

Mulai dengan mengganti snack kemasan dengan buah atau kacang, memasak menggunakan bumbu alami seperti garam laut dan kaldu asli, serta membatasi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara bertahap.

Kesimpulan

ASI adalah hadiah terbesar seorang ibu untuk anaknya, nutrisi alami yang membentuk fondasi hidup sehat sejak hari pertama. Kualitasnya sangat dipengaruhi oleh apa yang ibu konsumsi setiap hari. Dengan mengurangi UPF, memenuhi kebutuhan gizi penting, dan memanfaatkan dukungan dari produk yang aman dan alami seperti PURA, ibu dapat menjaga agar ASI tetap menjadi “superfood” alami untuk tumbuh kembang anak yang lebih sehat dan kuat.

Dukungan Kualitas ASI dengan Bumbu Dapur Alami dari PURA

Pura hadir sebagai pendamping dapur alami yang membantu ibu menyusui tetap bisa memasak makanan bergizi dan lezat tanpa bergantung pada bumbu instan atau perasa buatan yang tergolong UPF. Mulai dari garam laut natural hingga kaldu asli tanpa MSG, PURA membantu ibu menjaga kualitas ASI sambil tetap menikmati proses memasak setiap hari.

 

Whatsapp: 08175788899
Instagram: PURAindonesia
Instagram: PURAkitchen
Youtube: PURA Kitchen